Thursday, December 18, 2014

Kreasi Barang Bekas

''Loe sekarang jadi pinter mulung kayak nenekmu,'' kata Deniz Triazna​​ sambil memasang icon ngakak guling-guling.

''Pan Gue mulungnya kreatif, Cin...'' pasang icon kuda nyengir.

''Bah... Lengkap sudah semua ilmu kau serap.''

''Yang nyemangatin kan kamu, Cin...'' kali ini aku yang memasang icon ngakak guling-guling.

----------***---------

Seorang pembantu dan tentunya calon ibu, selayaknya kita mampu menciptakan inovasi baru dalam menata impian yang akan dituju. Mulailah dari hal-hal termudah yang bisa kau lakukan. Memungut sampah dan mendaurnya menjadi sebuah karya yang inovatif.

Tadi pagi, berbekal keinginan yang kuat untuk menambah koleksi mebel yang kurang di rumah majikan, aku menyempatkan diri untuk melihat barang-barang bekas yang telah dibuang pemiliknya di tempat sampah. Beruntung sekali, pagi ini aku mendapatkan tiga papan almari yang masih dalam kondisi bagus dan layak untuk didaur ulang. Berbekal, gergaji yang sudah kubeli, aku mengambil papan itu. Sebenarnya, aku hanya mengmbil dua, kupikir sisa papan yang masih bersemayam di ranjangku masih bisa dipakai. Eh, ternyata jelek bila disatukan. Terpaksa mengambil satunya lagi di tempat sampah. Dan jadilah meja serba guna ini.





Bila dilihat dan diamati, kelihatannya gampang. Tapi prosesnya ini loh, ternyata susah juga. Tadi saja sampai meleset ukurannya, saat membelah kaki kanan dan kiri meja ini. Mungkin, bagi seorang lelaki sangat gampang. Tapi bagi wanita yang amatiran sepertiku, rasanya tetap butuh tenaga dalam yang super duper memeras keringat. Untung saja musim dingin jadi tidak terlalu hot.



Meja ini sudah terpasang indah di ranjangku. Jika dihorisontalkan, bisa kugunakan untuk belajar saat malam hari. Dan jika sudah selesai atau sedang tak kugunakan bisa beralih fungsi menjadi sebuah almari.




Benar-benar serba guna, bukan? Kini, ranjangku telah bersih dari buku, tas dan peralatan elektronik  lainya. Semua sudah tersimpan dan tertata rapi. Kata orang sih, orang lain itu melihat diri kita dari tutur kata dan perilaku keseharian kita. Aku pengen nambahin, kalau orang juga bisa melihat diri kita dari tingkat kekreatifitas dan kebersihan yang kita lakukan.

So, mulailah semua yang baik dari kita sendiri. Jangan melakukan perubahan itu karena ingin dipuji dan dihormati. Ok, sekian dulu siaran kita hari ini, lain waktu bisa disambung lagi.

Selamat Menjemput Mimpi

No comments:

Post a Comment

Featured Post

2 Dokter Mata Di Hongkong Yang Paling Recommended

Hai teman-teman, buat kalian semuannya yang kemarin nanya tentang dokter mata, ini aku bagikan 2 dokter mata yang ada di Hongkong tentunya ...