Wednesday, February 18, 2015

Perbedaan WHATSAPP PLUS DENGAN WHATSAPP BIASA

Galau campur panik. Begitulah perasaanku pagi ini. Setelah beberapa saat senang karena account Whatsapp kembali dan bisa digunakan lagi eh nggak taunya dengan sekejap harus menanggung kecewa untuk yang kesekian kali. Ini gegara aku terlalu terhipnotis dengan kata-kata Sunbei. Dia menyuruhku memakai Whastaap Plus lagi. Walhasil, kedua nomerku seketika dibanned. Padahal, aku sudah laporan sama simbok kalau aku telah mengupdate nomor Whatsappku. Puh...kalau begini caranya bisa mengkal hatiku. Secara, orang-orang terpenting saat ini di Whatsappku hanya keluarga majikan. Haiya... Sunbei, kau ini nambah-nambahi galau hatiku saja.

Memang sih, kemarin lusa aku sudah mengikrarkan diri untuk tidak menggunakan aplikasi yang satu ini dan berharap bisa fokus pada satu hal. Jika tidak karena Simbok dan Koko yang menyuruhku mengonlinekan Whatsapp, tentu tidak akan serumit ini jadinya. Bih... Jian dilema tenan aku.

Gimana nggak dilema coba. Nomorku yang KAU SEI SEI YAT EM KAU LENG SEI plus nomor Goldku dibanned lagi tanpa ampun oleh Whatsapp Plus. Nggak nanggung-nanggung, yang nomor belakangnya LENG SEI, dibanned 9x2x24jam artinya aku harus menunggu delapan belas hari kedepan, terhitung mulai hari ini. Sedangkan, nomor Gold yang baru kudaftarkan kena banned 2x24jam. Bih...nelangsa, sungguh nelangsa hatiku, Sunbei.

Aku mengenal WA-plus ini ya gegara Sunbei. Dia merekomendasikan untuk mengupdate WA lama dengan WA-plus ini. Seneng sih pertamanya. Kayak orang yang baru jatuh cinta. Maunya uik-uik saja. Wes pokok e tanganku nggak meneng untuk mencoba hal baru di WA-PLUS ini. Tapi, ya yang namanya cinta sudah mendekati kadaluarsa bawaanya pengen menjauh. Dan, dua hari yang lalu aku memutuskan kisah cinta yang telah kami bina sejak pertiga perempat tahun lalu. Pengennya sih biar tenang. Lagian, mas Sonyku teriak-teriak terus kalau ada pesan masuk. Maklum, semakin banyakya teman, semakin banyak pula pesan yang berdatangan. Hingga membuatku nggak tahan untuk hengkang dari dunia perWhatsappan.

Lakok ndilalah kersaning gusti Allah SWT, segala keinginanku MakBul... Alias dikabulkan. Sungguh maha dahsyat kekuatan sebuah doa. Dan bahwa Allah SWT ini maha mendengar dan mengetahui isi hati manusia plus makhluk ciptaannya. Sungguh tiada merugi pokoknya bila tetap berada di jalur-Nya.

Kembali ke WA-PLUS

Gegara dibanned dan nggak tahan menunggu, akhirnya kemarin malam aku mendownload WA biasa, yang fiturnya jelas, ya tetap biasa. Beda sama yang di WA-PLUS. PLUsnya ini karena ada icon yang lucu-lucu, mirip sekali sama kepunyaan BBM (BUKAN BAHAN MINYAK). Pokoknya lebih asik dah. Coba saja tapi jangan sekali-kali mencoba hengkang dan mengunistall produk yang notabene tidak bekerjasama dengan Whatsapp biasa ini. Akibatnya akan fatal. Nomor hpmu bisa-bisa dibanned kayak punyaku. Dan siap-siap mrongos jika tidak punya nomor cadangan.

Note: jangan menginstall ulang WA-PLUS dan memasukkan nomor baru lagi. Kalau tidak mau nomormu dibanned lagi. Pindah saja ke WA Biasa untuk mempermudah jalur transaksi anda.

Sekali banned 2x24 jam (katanya sih after 24 hours sudah bisa digunakan. Punyaku yang pertama 2 hari. Dan setelah dibanned untuk kedua kali jadi 18 hari.

Akhir pekan yang menggalaukan jiwa.

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Salat Idulfitri Di Hong Kong 1440H