Wednesday, March 28, 2018

Arisol (Arisan Online) Modus Jebakan Setan

Arisol atau biasa dikenal dengan Arisan Online ini sememangnya sudah mewabah dan mengakar hingga golongan paling bawah. Tak hanya kaum milenial saja yang mencoba untuk terjun ke lembah terlarang ini. Emak-emak jaman old pun sudah mulai terjangkiti. Padahal mereka-mereka ini yang notabene baru saja mengenal dunia gadget  tak pernah tahu sekejam apa  dunia cyber itu.

Entah darimana awal pembentukan Arisol ini. Yang ku tahu dari beberapa NarSum (Nara Sumber), Arisol mulai booming di tahun 2016 dan hingga sekarang ini masih banyak saja pengikutnya. Bahkan, beberapa stasiun televisi juga sudah berulangkali menyiarkan akan bahaya Arisol, namun masih banyak member baru yang tak menggubris berita tersebut.

Maklumlah, area sekarang ini, jika sudah dibumbui dengan iklan AMANAH, AMAN DAN SYARIAH mesti banyak sekali pengikutnya. Apalagi, jika ada jaminan kavling surga. Ah, mereka pasti bakalan berbondong-bondong buat ikutan Arisol yang bisa dipastikan berakhir ZONK. Padahal jika para member tahu, Trik Arisol ini cuma Modus - Jebakan Para Setan - yang mengiming-imingi bonus menggembirakan.

Mau nyoba? Jangan deh.

Walau aku nggak terjun langsung ke dunia ARISOL, sedikit banyak, aku paham struktur yang mereka mainkan. Bahkan, NarSum yang juga customerku pernah menjadi salah satu pengingkutnya. Beruntung, si customer ini mendapat Owner Arisol yang amanah. Yah, walau katanya sekarang Ownernya tak menjalani bisnis Arisol tersebut. Biasalah, colaps.

Arisol ini pun sudah lebih dulu menjamah hongkong sekitar tahun 2014-2015 lalu. Namun, nggak sebegitu booming seperti sekarang ini. Beberapa situs online - baik dalam bentuk visual maupun tulisan - menyebutkan banyak sekali para membernya yang mengalami kerugian hingga ratusan juta. Bahkan, hingga milyaran rupiah. Namun entah kenapa, para MahCe (Mamah Kece) yang baru saja upgrade ke Android ini justeru nggak kapok-kapoknya ikutan Arisol.

Arisol tak ubahnya MMM, COMPAC 500, QNET dan semacamnya yang ikut meramaikan pasar  Hongkong. Sebentar booming namun sekejap kemudian tenggelam. Yah, walau sebagian lagi masih juga bertahan dan mengganti dengan nama berbeda. Namun tetap saja, sistemnya sama.



Model Arisol yang diceritakan NarSum ini hampir sama dengan yang mau aku ikuti. Beruntung, nggak berlanjut. Karena katanya, Arisol jenis ini RIBA. Jadi duit yang pernah kusetorkan, di transfer balik ke rekening di bulan kedua.

Jenis-Jenis Arisol

  • Uang
  • Emas
  • Barang - Barang Rumah Tangga
  • dsb

Sistem ARISOL Uang?

Jadi di sistem rupiah yang ku maksud ini, para member nantinya akan mendapatkan sejumlah uang yang telah disepakati bersama. Misal seperti yang ada di foto atas tadi.

 Sistem GET Menurun dengan jumlah dana Rp. 7.750.0000 ( dibagi 10 Orang). Jangka masa Arisol (semisal) setiap 2 minggu sekali maka sistem pembayarannya sebagai berikut :

  •  Rp. 1.000.000 (Orang pertama yang Mendapatkan Arisan harus membayar Rp. 1 juta per 2 minggu sekali. Biasanya Admin yang selalu mengambil seat pertama ini. 
  • Rp. 950.000 (Orang diputaran kedua harus membayar sejumlah dana tersebut setiap per 2 minggu sekali. 
  • Rp. 900.000, Rp. 850.000, Rp. 800.000, Rp. 750.000, Rp.700.000 , Rp. 650.000 , Rp. 600.000 Rp. 550.000 (Orang yang berada seat ini harus membayar setiap 2 minggu sekali dengan jumlah sesuai yang ku tulis di atas. 

Perhitungan di atas tentunya tidak serta merta sama dengan apa yang disetujui para member ARISOL. Tergantung kesepakatan saja sih. Namun, intinya tetap sama. Yang mana, yang paling terakhir dapat, setorannya lebih kecil di banding yang paling atas. Walau sudah bisa dipastikan, pendapatan ARISOL setiap member sama rata. Ibarat kata, Arisol sitem menurun ini sama saja dengan kita minjam dana berbunga. Yang bayar duluan, sudah pasti bayarnya lebih mahal.

Coba saja di kalkulasi perbandingannya dengan yang mendapat seat akhir.

  • Seat pertama harus menggelontorkan uang senilai Rp. 10.000.000 (jika Arisol Lancar Sampai akhir.
  • Seat Terakhir hanya menggelontorkan uang senilai Rp. 5.500.000 (Jika Arisol Lancar Sampai Akhir.  

Belum lagi, kita juga masih ditarik bayaran untuk dana Admin. Biasanya, ditransfer sekalian dengan jumlah dana arisan. Biasanya disebut kode unik. Kalau di sini dulu gitu. Jadi setiap seat jumlah pembayarannya berbeda sesuai kode unik yang diberikan oleh masing-masing Admin. Kalau sistem di Indonesia sih, biaya adminnya berkisar Rp. 10.000 - Rp. 20.000 per member.

Lebih menguntungkan seat terakhir kan jika kita lihat. Namun jangan salah, walaupun seat paling akhir ini bayarnya sedikit, namun tetap saja, peluang ketipunya semakin besar. Bisa jadi, setelah beberapa putaran mendadak Arisan berhenti. Rugi nggak tuh?

Bahaya Ikut Arisol (Arisan Online) Sistem Menurun :
  1. Admin dan Member Arisol Kabur
  2. Admin Colaps dan Tidak Mampu Mengganti Uang Member
  3. Data Member Palsu
  4. Arisan Berhenti Mendadak.
Dari beberapa bahaya di atas, tentu kita sudah bisa memprediksi hal-hal yang sememangnya patut kita fikirkan sebelum memutuskan untuk ikut ARISOL. Jadi sebelum terjung ikutan Arisol Sistem menurun, kalian harus sudah tahu risiko dan bahayanya.

Sistem Arisol Emas Barang Rumah Tangga

Tak ubahnya Arisol Uang. Biasanya Admin di arisol ini sudah menyiapkan atau tahu tentang seluk beluk per-Emasan. Sehingga, ketika nanti para member mendapat gilirannya, mereka bakalan dikirimkan sejulah Emas (Perhiasan) yang para member inginkan. Tak berbeda jauh sih dengan Arisol Barang Rumah Tangga. Jadi, ibarat kata, mereka nggak mendapatkan uang sebagai hasil dari Arisolnya, melainkan mendapatkan wujud barang yang diinginkan.

Jika dipikir-pikir, sistem Arisol model di atas itu, semacam kredit barang. Namun, bahasanya sedikit dikerenin gitu.

Seandainya kalian ngotot untuk tetap mencoba ikutan ARISOL ini dan tidak mengindahkan sama sekali tulisanku, saran saja, lebih baik cari owner yang jujur, amanah, tablig dan fatonah (eh apaan sih). Soalnya orang-orang macam gini itu susah banget ditemukan di bumi yang bulat ini.

Kalian yang mau ikutan Arisol juga wajib tahu, data setiap member. Baik itu berupa alamat, KK, KTP dan Buku Nikah (Yang Jomblo Nggak Usah). Yang lebih penting lagi, minta deh SKCK dari kepolisian biar risiko penipuan bisa diminimalisir.

Tapi jika boleh urun saran, lebih baik nggak usahlah ikutan. Mending duit di tabung buat biaya masa depan, liburan dan kencan sama mantan. (Eh, yang terakhir ini dicoret saja) 😂😂😂😂

Berhubung waktu HK sudah mau pagi, aku akhiri tulisan untuk hari ini. Jika kalian suka bisa langsung share biar banyak orang-orang awam yang tahu tentang gimana sistem kerja ARISOL ini. OK C U dibahasan selanjutnya. 

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Q